Semarang – Inovasi Artificial Intelligence Solusi Sampah Semarang (AISSA) yang dikembangkan Pemerintah Kota Semarang berhasil masuk dalam daftar 30 Exemplary Initiatives pada ajang **7th Guangzhou International Award for Urban Innovation (Guangzhou Award) 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan pada 25 Juni 2026 di Tangier, bertepatan dengan penyelenggaraan 2026 United Cities and Local Governments World Congress. Pada penyelenggaraan tahun ini, Guangzhou Award menerima 381 inisiatif inovasi dari 248 kota di 60 negara, yang merupakan jumlah partisipasi tertinggi sepanjang sejarah penghargaan. (https://www.guangzhouaward.org/a/3763.html?lang=en)
Melalui proses penilaian oleh sembilan pakar internasional, dipilih 15 Shortlisted Initiatives sebagai finalis serta 30 Exemplary Initiatives yang dinilai sebagai praktik inovasi perkotaan terbaik dan layak menjadi contoh bagi kota-kota lain di dunia. Masuknya AISSA dalam kategori tersebut menjadi pengakuan internasional atas inovasi Pemerintah Kota Semarang dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mendukung pengelolaan persampahan yang lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan.
Prestasi ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta memperluas pengakuan Kota Semarang di tingkat internasional.




